OPTIMIS DISAAT KRISIS

Bagaimana mungkin kita bisa optimis, sementara banyak negara termasuk Indonesia menyatakan bahwa mereka pesimis untuk mencapai target yang sudah ditetapkan sebelumnya. Sepertinya tidak masuk akal, kalau seorang karyawan yang bekerja di suatu perusahaan  yang aktivitas perusahaannya sudah menurun karena krisis global  masih memiliki rasa optimisme.

Optimisme adalah suatu keyakinan untuk bisa melakukan dan mencapai sesuatu karena kita sudah menempatkan diri pada posisi yang benar menuju sesuatu tersebut tanpa bergantung kepada kenyataan masa lalu, atau masa kini bahkan ramalan di masa yang akan datang – Ronny Siagian –

Optimisme melibatkan hati untuk bertekad dan kepala untuk berpikir dan tangan untuk melaksanakannya dengan sungguh-sungguh. Jadi optimisme tidak hanya mengendap didalam hati tapi harus disalurkan kedalam pikiran untuk mencari strategi atau cara-cara untuk mewujudkannnya dan selanjutnya memberikan kesempatan kepada hati dan pikiran untuk menggerakkan tangan kita untuk mengeksekusinya. Inilah yang saya katakan optimisme.

Sekarang posisi Anda ada dimana ? Apakah Anda menjadi orang yang optimis atau orang yang pesimis tanpa cita-cita, tanpa harapan sehingga tidak berusaha berpikir, dan tidak bertindak apa-apa ( do nothing ).  Atau mungkin Anda masih melakukan aktivitas yang biasa-biasa saja sama seperti kemarin, itu berarti Anda tinggal menunggu saatnya untuk jatuh.

Akhir-akhir ini saya perhatikan banyak karyawan yang terkejut dan tidak bisa menerima akibat dampak krisis global terhadap diri mereka, seperti pemutusan hubungan kerja, dirumahkan, diturunkan jabatannya, pendapatannya berkurang, hilangnya fasilitas dan dampak lainnya. Sebaliknya ada juga beberapa orang yang sangat memaklumi krisis global sebagai pembenaran atas kegagalan mereka.

Dimanapun posisi Anda saat ini, jangan biarkan krisis global menurunkan performa Anda, Jangan biarkan masa lalu mengganggu cita-cita Anda, justru peristiwa atau tindakan di masa lalu harus dijadikan sebagai pelajaran untuk mendapatkan yang lebih baik di masa yang akan datang. Apakah Anda merasa bahwa sikap Anda di masa yang lalu kurang baik, sekarang tentukan sikap Anda untuk lebih baik di masa yang akan datang. Apakah strategi Anda di masa yang lalu kurang berhasil, sekarang pelajari hal-hal apa saja yang membuat hal itu kurang berhasil, temukan solusinya dan tetapkan starategi baru yang lebih baik di masa yang akan datang. Inilah yang saya katakan Optimis.

Apapun yang terjadi itulah yang terbaik, tapi sebelum itu terjadi lakukanlah yang terbaik – Ronny Siagian –

Ronny Siagian

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s