ABOVE THE LINE

Kiat Karyawan Menghadapi Krisis Global

Akhir-akhir ini, hampir setiap hari kita mendengar berita di koran, televisi dan media elektronik dampak dari krisis global yang terjadi di dunia dan tidak luput juga di negara kita Indonesia.  Para karyawan deg-degan setiap kali mendengar pengumuman yang disampaikan oleh pimpinan, “akankah terjadi pengurangan lagi ?” pikirnya kuatir. Mereka seolah-olah salah tingkah dalam menghadapi situasi seperti itu, mereka tidak tahu harus berbuat apa untuk menyelamatkan diri.

 Namun yang saya perhatikan adalah kenyatan bahwa ada karyawan yang diberhentikan dan ada karyawan yang tetap dipertahankan. Kenapa demikian ? Ketika pimpinannya ditanyakan, dikatakan bahwa karyawan yang dipertahanakan adalah karyawan yang memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh karyawan lainnya. Hal lain lagi adalah bahwa mereka memiliki sikap dan karakter yang melebihi teman-temanya.

 Karyawan yang berada diatas garis rata-rata ( Above the Line ) biasanya memiliki mental yang unggul  (Winner Mentality ), dimana dia selalu berusaha untuk mendapatkan hasil yang terbaik dalam pekerjaannya. Sebaliknya karyawan yang memiliki mental pecundang (  Looser Mentality ) adalah karyawan yang selalu minta untuk dimengerti dan dimaklumi jika melakukan kesalahan bahkan mencoba mencari kambing hitam untuk disalahkan. Ada saja alasannya untuk membenarkan kesalahannya. Sikap seperti ini akan membuat orang lain dan pimpinannya menjadi jengkel, sehingga tidak mengherankan apabila karyawan yang seperti ini akan menduduki peringkat atas dari daftar karyawan yang akan diberhentikan.

 Nah berdasarkan kenyataan tersebut, maka para karyawan haruslah berusaha menjadi karyawan yang unggul ( Above the Line ) dengan memiliki mental yang unggul ( Winner Mentality ).

 Ciri-ciri karyawan yang memiliki Winner Mentality adalah :

 Ownership ( Sikap Memiliki )

 Meskipun hanya sebagai karyawan, rasa memiliki dan mencintai perusahaan sangat tinggi. Diawasi atau tidak diawasi dia akan tetap bekerja dengan antusias. Memang kita jarang menemukan karyawan seperti ini tapi sudah dapat dipastikan bahwa dia adalah karyawan yang sangat diperhitungkan di perusahaan dimana dia bekerja. Tantangan yang dihadapi oleh karyawan dengan tingkat ownership yang tinggi adalah ketika teman-teman kerjanya menjulukinya sebagai karyawan yang belagu, sok cari perhatian dan lain-lain sindirian negatip dari para karyawan pecundang.   Tapi suatu hal yang Anda harus ingat adalah, teman-teman tidak bisa menyelamatkan masa depan Anda sendiri. Namun meskipun demikian Anda perlu menjaga hubungan baik dengan setiap karyawan dengan sikap yang bersahabat atau friendly.

 Accountable ( Dapat Diandalkan )

 Dikategorikan pribadi yang yang dapat diandalkan atau dipercaya bila berkompetensi yang cukup dibidangya. Jadi disamping Anda memiliki sikap memiliki yang tinggi, Anda juga perlu mengembangkan keahlian Anda di bidang pekerjaan yang dipercayakan kepada Anda. Tentu accountability tidak dapat diperoleh dalam waktu seketika, namun itu adalah hasil dari pembelajaran dan  latihan serta pengalaman Anda selama ini. Jangan biarkan orang lain atau pimpinan Anda meragukan kemampuan Anda dalam menjalankan tugas-tugas yang sudah dipercayakan kepada Anda.

 Responsible ( Bertanggung Jawab )

 Ada banyak karyawan yang tidak mau mempertanggung jawabkan hasil pekerjaannya sendiri terutama bila hasilnya dinilai tidak baik. Dia selalu saja mencari alasan yang tepat untuk menyalahkan orang lain bahkan mencoba menyalahkan pimpinannya sendiri. Anda harus berani menanggungjawabi pekerjaan Anda sendiri bahkan pekerjaan Anak Buah Anda. Meskipun Anda terkesan banyak kesalahan ketika Anda mengakui kesalahan, tapi Anda akan dihargai sebagai orang yang jujur dan memiliki integritas yang tinggi oleha karena itu Anda patut diperhitungkan oleh pihak perusahaan. Tapi Anda tidak boleh selalu terlihat salah, oleh karena itu belajarlah dan berhati-hatilah dalam menjalankan tugas-tugas yang dipercayakan kepada Anda. Kesalahan akan semakin sedikit ketika Anda menjadi karyawan yang Accountable.

 Selamat menerapkan.

 Ronny Siagian

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s