PERCAYA DIRI ( Bagian 1)

PDKetika Federasi Mountaineering Indonesia menunjuk Franky Kowaas sebagai perwakilan Indonesia untuk menaklukkan tujuh puncak  gunung tertinggi di tujuh benua di dunia (seven summitts), banyak orang yang meragukan kemampuannya. Alasan mereka adalah karena Franky tidak memiliki banyak pengalaman mendaki gunung dengan usianya yang sudah 47 tahun.  Namun Franky menepis keraguan itu dengan berkomentar demikian “Pengalaman mendaki gunung saya memang tidak banyak, hanya di Sulawesi Utara dan Papua, akan tetapi saya sudah 38 kali mendaki Cartensz Pyramid yaitu salah satu dari seven summitts yang terdapat di benua Australia dan Oceania. Saya juga banyak bertemu dengan seven summitters dan mereka bilang bahwa secara teknik dan fisik saya tidak ada masalah”.  Franky juga menjelaskan bahwa banyak pendaki yang sudah tua sukses menaklukkan puncak-puncak tertinggi dunia.

Ketika Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudoyono mengajukan nama Agus Dwi Martowardojo dan Raden Pardede sebagai calon Gubernur Bank Indonesia (BI), sebagian besar anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia meragukan kemampuan mereka untuk memimpin BI dengan alasan bahwa mereka tidak cukup memiliki pengalaman. Meskipun kedua orang tersebut akhirnya gagal dalam uji kelayakan dan kepatutan ( fit and proper test ) yang diselenggarakan DPR tapi hal yang menarik adalah ketika Raden Pardede menyatakan bahwa dia tidak harus memiliki pengalaman sebagai Gubernur BI untuk menjadi Gubernur BI.

Memang latar belakang pendidikan, pengalamanan, IQ dan usia merupakan faktor yang mempengaruhi keberhasilan seseorang. Namun banyak orang yang tidak memiliki latar pendidikan yang tinggi, yang tidak memiliki IQ tinggi, orang-orang muda dan yang sudah lanjut usia sekalipun, tapi dengan kemauan, usaha, kerja keras dan rasa pecaya diri ( pede ) yang tinggi mereka bisa mencapai kesuksesan yang luar biasa.

Percaya diri terbentuk bukan dari apa yang Anda lakukan, namun dari keyakinan diri untuk melakukan segala sesuatu yang Anda inginkan. – Barbara De Angelis, PhD.

Percaya diri terbentuk bukan dari apa yang sudah Anda lakukan, namun dari keyakinan diri untuk melakukan sesuatu yang Anda inginkan. Percaya diri itu lahir dari kesadaran bahwa jika Anda memutuskan untuk melakukan sesuatu, sesuatu itu pula yang akan Anda lakukan.

Bila ingin mencapai kesuksesan, Anda harus terlebih dulu percaya pada diri Anda sendiri, karena Anda sudah meragukan diri Anda sendiri, maka kemungkinan besar Anda tidak akan berhasil dalam banyak hal. You can, because you think you can.

Ronny Siagian

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s