PERCAYA DIRI ( Bagian 3 Habis )

MENGEMBANGKAN RASA PERCAYA DIRI

self confidenceBanyak sekali teori yang bisa kita pelajari untuk mengembangkan rasa percaya diri, bahkan saat ini kita tidak akan terlalu sulit menemukan sekolah, kursus-kursus atau seminar yang bisa diikuti untuk mengembangkan rasa percaya diri kita. Apapun itu, Anda perlu mencobanya dan berusaha menerapkannya.

Ikutilah tips-tips berikut ini agar Anda bisa mengembangkan rasa percaya diri Anda.

  •  Jangan terlalu menilai diri.

Semakin lama Anda menilai diri Anda sendiri maka semakin banyak kelemahan yang Anda temui dalam diri Anda sendiri. Oleh karena itu tidak usah berlama-lama untuk menilai diri Anda sendiri. Memang teknik SWOT ( Strengths, Weaknesses, Obstacles and Threats) bisa digunakan untuk mengevaluasi diri sendiri, tapi sebaiknya tidak usah berlama-lama dalam mencari  tahu apa weakness Anda. Karena kalau Anda tidak bisa menyikapi kelemahan Anda dengan positif, maka bukan sesuatu yang baik yang Anda dapat, justru Anda menjadi semakin tidak percaya diri dengan semua kelemahan yang Anda miliki tersebut.

Dalam acara kebersamaan, ada kalanya setiap anggota team diminta untuk saling terbuka untuk memberitahukan kekurangan rekan kerjanya, dengan maksud agar orang tersebut bisa memperbaikinya. Tapi sering sekali team bukannya semakin solid malah semakin berantakan.

  •  Positive thingking

Jalan menuju kepercayaan diri akan semakin cepat manakala kita mengembangkan nilai-nilai positif pada diri sendiri. Menurut psikolog Robert Anthony, PhD., salah satu cara untuk mengembangkan nilai-nilai positif adalah dengan menghilangkan ungkapan-ungkapan yang mematikan dan menggantinya dengan ungkapan-ungkpan kreatif. Dia menganjurkan membuat peralihan bahasa yang sederhana tapi efektif dari pernyataan negatif ke pernyataan positif. Misalnya dengan mengganti kata, saya tidak bisa menjadi saya bisa.

Cobalah memerangi setiap asumsi, prasangka atau persepsi negatif yang muncul dalam benak Anda. Anda bisa katakan pada diri sendiri, bahwa nobody’s perfect dan it’s okay if I made a mistake. Jangan biarkan pikiran  negatif berlarut-larut karena tanpa sadar pikiran itu akan terus berakar, bercabang, dan berdaun. Semakin besar dan menyebar, makin sulit dikendalikan dan dipotong. Jangan biarkan pikiran negatif menguasai pikiran dan perasaan Anda. Hati-hatilah agar masa depan Anda tidak rusak karena keputusan keliru yang dihasilkan oleh pikiran keliru. Jika pikiran iyu muncul, cobalah menuliskannya untuk kemudian di re-view kembali secara logis dan rasional. Pada umumnya, orang lebih bisa melihat bahwa pikiran itu  ternyata tidak benar.

  • Yes, I can do it !

Secara biologis, saya tidak bisa menjelaskan hubungan antara ucapan, pikiran dan perbuatan. Tapi coba Anda bayangkan contoh berikut ini. Seorang peramal ketika meramalkan sesuatu, tentunya dia berharap agar ramalannya terjadi. Kalau ramalannya tidak terjadi, dia akan merasa malu dengan itu. Kalau bisa dia melakukan sesuatu untuk mewujudkannya. Tapi Anda bukan peramal. Anda adalah seorang karyawan yang memiliki cita-cita untuk mempunyai karier yang  baik. Oleh karena itu katakana Saya bisa ! maka pikiran dan tindakan Anda akan terarah kepada usaha mewujudkannya. Percayalah bahwa ucapan Anda mampu menggerakkan tubuh Anda  untuk bekerja.

Seseorang yang memberi komentar atau ramakan tentunya ndia berharap agar ramalan sesuai dengan kenyataan nantinya, kalau perlu dia berusaha nmengarahkan lamarannya tersebut. Kaslau bisa dia berusaha agar ramalannya tersebut benar=-benar terjadi, karena dia ingin diakui oleh banyak orang, seusiu dengan pernyataannya. Ternyata pekataan kita juga sangat mempengaruhi pikirsn dan tindakan kita.  Jadi kalau Anda katakan Anda akan menduduki suatu posisi yang lebih tinggi, tentunya Anda akan berusaha untuk mewujudkannya.

Anda bisa melkukan sesuatu tugas yang lebih  ituUntuk memerangi negative thinking, gunakan self-affirmation yaitu berupa kata-kata yang membangkitkan rasa percaya diri. Contohnya :  I can do it ! Saya pasti bisa ! I’m the best ! Saya yang terbaik !

Bagi diri Anda sendiri, Anda akan mampu melakukan apapun yang Anda inginkan. Hanya satu hal yang Anda pahami, yaitu bahwa batasannya hanyalah kemanusiaan Anda. Anda akan selalu bisa mengatakan “Saya bisa”, dengan akurasi yang tepat dalam mengkomuniksaikannya ke dalam jiwa. Jika otak Anda penuh dengan keraguan, jiwa Anda juga meragukan. Akibatnya, diri Anda sendiri pun tak lagi percaya pada Anda. Inilah, yang disebut denagn “rasa tidak percaya diri”. Diri yang tak percaya pada diri sendiri. Hasil akhirnya, tentu saja “Saya tidak bisa” dan “Saya bukan yang terbaik”.

  •  Percayalah dengan diri Anda

Kalau Anda tidak percaya dengan diri Anda sendiri, jangan mengharapkan orang lain bisa mempercayai diri Anda ? Bagaimana caranya ? Cobalah mengingat-ingat semua keberhasilan yang pernah Anda capai – seperti kelulusan sekolah, lulus ujian untuk mendapatkan SIM, bisa memiliki motor, mobil atau rumah, menang dalam lomba menyanyi, olah raga, dan lain-lain – dapat membantu Anda lebih percaya diri. Tentunya sudah banyak keberhasilan-keberhasilan yang sudah pernah Anda capai. Anda sudah berhasil melewati banyak tantangan yang menghadang Anda. Saya percaya bahwa Anda akan kaget begitu melihat daftar kesuksesan Anda cukup panjang. Dengan demikian Anda akan lebih percaya diri untuk mengerjakan suatu tugas yang lebih menantang dalam rangka menggapai cita-cita atau impian Anda.

  •  Berani menghadapi resiko

Pada tanggal 28 Desember 2006, Kapal Motor Senopati Nusantara yang berangkat dari Kumai Kalimantan menuju Semarang, tenggelam di perairan Laut Jawa yang menewaskan 46 orang dan 346 orang menghilang. Kemudian pada tanggal 1 January 2007, pesawat Adam Air jenis Boeing 737-400 dengan rute Jakarta – Surabaya – Manado, hilang dari pantauan setelah satu jam lepas landas dari Surabaya. Tiga minggu kemudian pesawat ditemukan di perairan Majene Sulawesi Barat, dan 102 penumpang dinyatakan tewas semua. yang lepas landas dari  Surabaya menuju Manado, dinyatakan hilang. Beberapa kali juga dilaporkan bahwa terjadi kecelakaan kereta api, bus, mobil dan bahkan sepeda motor. Jenis transportasi apakah yang menurut Anda tidak memiliki resiko kecelakaan, tidak ada bukan ?

Sesungguhnya setiap keputusan yang Anda ambil, hal apapun itu, pasti mengandung resiko. Jadi dalam dunia bisnis atau profesi, menghadapi resiko bukan sutau pilihan, tapi menjadi kewajiban bila Anda ingin mendapat promosi. Anda tidak bisa lari menghindari resiko. Hadapilah !

Apakah Anda pernah menyaksikan akrobat yang berbahaya, seperti berjalan diatas tali atau olah raga yang berbahaya seperti rock climbing ? Mereka melakukan pekerjaan tersebut bukan atas naluri keberanian menghadapi resiko saja, akan tetapi mereka menghabiskan waktu yang sangat banyak untuk membuat rencana dan berlatih keras. Mereka menganalisa setiap kemungkinan yang dapat menimbulkan resiko, dengan demikian mereka bisa mengeliminasi bahkan menghilangkannya.

Kunci menghadapi resiko dengan sukses adalah memahami bahwa tindakan yang Anda ambil seharusnya menjadi langkah alami bagi tindakan selanjutnya. Salah satu kesalahan yang sering kita buat saat menghadapi situasi yang beresiko adalah kecenderungan kita untuk berfokus pada hasil akhir. Ketika Anda memulai sesuatu yang baru, selalu pikirkan apa yang harus Anda lakukan untuk mencapai tugas tersebut dalam langkah-langkah yang logis. Setelah Anda menyelesakan langkah pertama, mengerjakan langkah alami selanjutnya menjadi lebih mudah karena kepercayaan diri yang meningkat. Ketika Anda melangkah maju, Anda akan terus melangkah pada arah yang benar. Akhirnya dan berdasarkan langkah yang memadai, Anda juga, akan sampai ke dasar gunung

Berdasarkan pemahaman diri yang obyektif, Anda bisa memprediksi resiko setiap tantangan yang dihadapi. Dengan demikian, Anda tidak perlu menghadapi resiko, melainkan lebih menggunakan strategi-strategi untuk menghindari, mencegah ataupun mengatasi resikonya. Contohnya, Anda tidak perlu menyenangkan orang lain untuk menghindari resiko ditolak. Jika Anda ingin mengembangkan diri sendiri ( bukan diri seperti yang diharapkan orang lain ), pasti ada resiko dan tantangannya. Namun, lebih buruk lagi berdiam diri dan tidak berbuat apa-apa daripaa maju bertumbuh dengan mengambil resiko. Ingat : No Risk, No Gain.

  • Belajar mensukuri dan menikmati rahmat Tuhan

Ada pepatah mengatakan yang mengatakan orang yang paling menderita hidupnya adalah orang yang tidak bisa bersyukur pada Tuhan atas apa yang telah diterimanya dalam hidup. Artinya, individu tersebut tidak pernah berusaha melihat segala sesuatu dari kaca mata positif. Bahkan kehidupan yang dijalaninya selama ini pun tidak dilihat sebagai pemberian dari Tuhan. Akibatnya, ia tidak bisa bersyukur atas semua berkat, kekayaan, kelimpahan, prestasi, pekerjaan, kemampuan, keahlian, uang, keberhasilan, kegagalan, kesulitan serta berbagai pengalaman hidupnya. Ia adalah ibarat orang yang selalu melihat matahari tenggelam, tidak pernah melihat matahari terbit. Hidupnya dipenuhi dengan keluhan, rasa marah, iri hati dan dengki, kecemburuan, kekecewaaan, kekesalan, kepahitan dan keputusasaan. Dengan “beban” seperti itu, bagaimana individu itu bisa menikmati hidup dan melihat hal-hal baik yang terjadi dalam hidupnya ? Tidak heran jika dirinya dihinggapi rasa kurang percaya diri yang kronis, karena selalu membandingkan dirinya dengan orang-orang yang membuat “cemburu” hatinya. Oleh sebab itu, belajarlah bersyukur atas apapun yang Anda alami dan percayalah bahwa Tuhan pasti menginginkann yang terbaik untuk hidup Anda.

  • Menetapkan tujuan yang realistik

Anda perlu mengevaluasi tujuan-tujuan yang Anda tetapkan selama ini, dalam arti apakah tujuan tersebut sudah realistik atau tidak. Dengan menerapkan tujuan yang lebih realistik, maka akan memudahkan Anda dalam mencapai tujuan tersebut. Dengan demikian Anda akan menjadi lebih percaya diri dalam mengambil langkah, tindakan dan keputusan dalam mencapai masa depan, sambil mencegah terjadinya resiko yang tidak diinginkan.

Mungkin masih ada beberapa cara lain yang efektif untuk menumbuhkan rasa percaya diri. Jika Anda dapat melakukan beberapa hal seperti yang disarankan diatas, niscaya Anda akan terbebas dari krisis kepercayaan diri. Namun demikian satu hal perlu diingat baik-baik adalah jangan samapi anda mengalami over confidence atau rasa percaya diri yang berlebihan.

Untuk menumbuhkan Apakah kurangnya rasa percaya diri itu dapat diperbaiki sehingga tidak menghambat perkembangan individu dalam menjalankan tugas sehari-hari maupun dalam hubungan interpersonal. Jika memang rasa kurang percaya diri dapat diperbaiki, langkah-langkah apakah yang harus dilakukan ?

Ronny Siagian

Advertisements

7 responses to “PERCAYA DIRI ( Bagian 3 Habis )

  1. RASA PERCAYA DIRI NO SATU BAGIKU JK TIDAK AKU PASTI MELANGKAH DGN KERAGUAN JD HRS OPTIMIS.
    SANGAT MEMOTIVASI TULISAN RONI I LIKE THIS.THANKS.

  2. tulisan ini memotivasi aq untuk bisa menjadi sosok yg lebih percaya diri dan lebih berani mengambil resiko dalam dunia pekerjaan.. like this uda.. 😀

  3. Pingback: Jangan Galau Jika Banyak Haters, Jadikan Kritikan Mereka Sebagai Inspirasi Dan Penyemangatmu Untuk Memperbaiki Diri - Rislah

  4. Pingback: PERCAYA DIRI?I CAN DO IT ! | welcome

  5. Pingback: Jangan Galau Jika Banyak Haters, Jadikan Kritikan Mereka Sebagai Inspirasi Dan Penyemangatmu Untuk Memperbaiki Diri | dianitaanggraeniblog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s