DIHANTUI KETAKUTAN SENDIRI

ronny merahSetelah membaca email-email yang masuk, dan merapikan berkas-berkas yang ada di menjanya, Solihin melangkah dengan cemas ke ruang management meeting, dimana para Asisten Manager ke atas sedang melakukan meeting rutin mingguan.

Dia bertanya-tanya dalam hati, “Apa lagi yang akan dilaporkan oleh si Stanley di meeting nanti ?. Bagi Solihin, Stanley adalah orang yang menyebalkan. Sudah hampir dua tahun kedua Asisten Manajer ini tidak saling bertegur sapa, kecuali dalam forum-forum resmi. Sebenarnya bukan hanya Solihin, tapi rekan-rekan yang lain juga setuju “men-cap” bahwa Stanley adalah orang yang suka mencari-cari kesalahan dan menyampaikannya di dalam magement meeting. Namun yang sangat merasakan prilaku Stanley ini adalah Solihin. Kenapa demikian? Kemungkinan besar Stanley berambisi untuk menduduki posisi Manager yang dalam waktu dekat akan ditinggal pensiun oleh Herman. Sementara rekan lain menilai Solihin dianggap lebih cocok menggantikan Herman. Jadi Stanley berusaha menjatuhkan Solihin dengan cara mencari-cari kesalahan Solihin dan membeberkannya di dalam meeting

Persaingan dalam dunia kerja adalah hal yang tidakbisa dielakkan, karena sebagian besar karyawan pasti ingin kariernya lebih baik. Perang dingin antar sesama karyawan  adalah untuk “memperebutkan jabatan”. Ini hal biasa yang sering ditemui di dunia kerja.

Apakah Anda mengalami hal yang serupa seperti yang dialami oleh Solihin? Apakah Anda sangat kesal dengan seseorang yang setiap hari kerjanya hanya mencari-cari kesalahan Anda? Kalau diajak diskusi face-to-face tidak mau, tapi ketika meeting dengan atasan, ada saja statement yang memojokkan Anda. Anda menjadi bingung menghadapinya, kan? Rekan-rekan Anda yang lain juga sangat kesal dengan dia, tapi mereka tidak mau meladeninya. Sebenarnya Anda juga tidak mau, tapi Anda dipojokkan terus. Ini adalah risiko dalam dunia kerja.

Kisah lainnya, pada tahun 1925, seorang pendaki gunung bernama John Norman Collie sangat ketakutan ketika melihat satu makhluk raksasa misterius di gunung Ben MacDhui Skotlandia. Dia menjelaskan bahwa pada saat itu cuaca di gunung Ben MacDhui sedang berkabut. Dia mendengar ada bunyi langkah kaki yang keras yang mengikutinya dari belakang. Beberapa pendaki lain juga merasakan kengerian yang sama seperti yang dialami oleh Norman Collie.

Para saksi menggambarkan makhluk raksasa tersebut tingginya sekitar 10 kaki, warnanya abu-abu, tubuhnya ditutupi rambut, memiliki tangan dan kaki yang panjang dan terkadang memakai topi.

Masyarakat di sekitar wilayah Ben MacDhui meyakini bahwa makhluk raksasa tersebut adalah penguasa di gunung Ben MacDhui dan diberi nama Am Fear Liath Mor atau The Big Grey Man of Ben MacDhui.

Tetapi kemudian diketahui bahwa makhluk itu hanyalah bayangan dari pendaki yang muncul apabila matahari bersinar di belakang pendaki yang menghadap pada kabut. Fenomena itu disebut Brocken Spectre, yaitu suatu fenomena yang biasa terjadi di gunung atau dataran tinggi yang berkabut tebal.  Dan suara aneh itu adalah suara tapak kaki yang bergema di puncak gunung tersebut.

Nah, sekarang pertanyaannya, terkait dengan kondisi kerja Anda:

  • Apakah Anda sudah mengenal orang yang berniat menjatuhkan Anda? Jangan-jangan Anda hanya ditakut-takuti bayangan Anda sendiri.
  • Siapa sih sebenarnya yang berniat menjatuhkan Anda? Coba perhatikan siapa yang Anda pikir yang akan menjatuhkan Anda. Jangan menyimpan rasa kesal, emosi dan ketakutan yang berlebihan terhadap mereka. 

Apakah ciri-ciri mereka yang ingin menjatuhkan Anda itu seperti berikut ini: 

  • Tukang mengadu/ penjilat?
  • Suka mencari muka/mencari-cari perhatian?
  • Suka mencari-cari kesalahan orang lain?
  • Suka memutarbalikkan fakta atau berbohong?
  • Bekerja gesit hanya di depan atasan?
  • Pandai bicara, tapi tanpa bukti kerja?
  • Gemar mencuri ide orang?

Tidak punya sahabat, kecuali teman sekongkolnya?

Kalau jawabannya IYA, maka mereka adalah karyawan yang tidak memiliki kelebihan yang berarti. Jadi Anda tidak perlu takut. Sebab, karyawan seperti itu tidak ubahnya seperti bayangan raksasa yang tidak memiliki kekuatan untuk menjatuhkan Anda.

Ronny Siagian

Advertisements

REKAN YANG MENJATUHKAN

ronny siagianDalam lingkungan kerja, sering kita jumpai karyawan yang berusaha menjatuhkan rekannya di depan pimpinan. Sesungguhnya tindakannya itu dipicu oleh rasa ‘cemburu’ melihat peningkatan karier teman kerjanya.

Rasa cemburu itu muncul sebagai akibat psikologis ketakutan diri orang yang ingin menjatuhkan rekannya. Salah satu faktornya adalah “takut tersaingi” oleh orang yang dianggap sebagai saingan beratnya. Sehingga tanpa disadari oleh tingginya tingkat kecemburuan itu membuat mereka berusaha keras untuk menjatuhkan temannya dengan cara mencari muka atau menjilat di depan atasan. Apakah Anda mengalami hal seperti ini?

Tenang! Anda jangan gegabah menghadapi sikap rekan kerja yang berusaha menjatuhkan Anda. Membalas dengan menjatuhkan rekan kerja yang iri ini bukanlah solusi yang tepat. Sebaiknya hadapi dengan cerdas, jangan mudah terpancing emosi dengan membalas sikapnya.

Kasus jegal menjegal atau menjatuhkan rekan lain adalah hal biasa. Hal ini bisa terjadi di mana saja, termasuk di lingkungan kerja Anda. Tetaplah bekerja secara profesional, kalau perlu semakin ditingkatkan kemampuan Anda dalam bentuk tanggungjawab kerja terhadap perusahaan. Biarkan atasan Anda yang menilai sendiri bagaimana kualitas kerja Anda dan rekan Anda yang sibuk menjatuhkan Anda itu.

 

Seseorang yang berusaha menjatuhkan rekan kerjanya, maka dia akan berkurang konsentrasinya pada pekerjaan. Karena dia sibuk memikirkan bagaiman cara-cara menjatuhkan Anda dan sibuk membuat laporan-laporan miring tentang Anda. Jadi lebih baik tetaplah bekerja secara profesional. Jangan biarkan konsentrasi kerja Anda buyar hanya memikirkan usaha rekan kerja yang berusaha menjelek-jelekkan Anda di depan atasan.

Menanggapi seseorang yang sedang dibakar rasa cemburu dan iri untuk berusaha menjatuhkan Anda tentu tidak akan ada habis-habisnya bersiteru dengannya. Menanggapi ulahnya itu bukanlah cara yang tepat, justru bisa memperlebar masalah. Sebaiknya tahan emosi Anda dan diamkan atau biarkan saja. Anda terus saja bekerja seperti biasa, tidak usah dihiraukan ulah rekan kerja Anda itu.

Di bawah ini dijelaskan beberapa kiat untuk menghadapi rekan kerja yang berusaha menjatuhkan Anda.

DIHANTUI KETAKUTAN SENDIRI

KENALI JURUS MENJATUHKAN LAWAN

RENCANA JAHAT MENDATANGKAN KEBAIKAN

Ronny Siagian