KOK PENGEN JADI PEMIMPIN?

10245366_10203520908436695_7721208919207126701_nApa sih sebenaranya motif Anda sehingga ingin menjadi seorang pemimpin?”. Pertanyaan ini saya ajukan ketika membuka diskusi tentang kepemimpinan pada suatu acara leadership gathering yang dilaksanakan oleh suatu perusahaan, dimana pesertanya adalah para supervisor muda dari berbagai bagian.

Kenapa pertanyaan ini saya lontarkan di awal gathering tersebut? Karena jawaban atas pertanyaan inilah yang akan menentukan akan menjadi pemimpin seperti apa mereka nantinya.

Mungkin karena suasana gathering cukup santai, maka Sugiharta, salah seorang peserta menjawab, “Biar kaya Pak”. Mendengar jawaban yang terus terang tersebut, peserta lain spontan tertawa. Saya juga ikut tertawa, tetapi bukan hanya karena alasan tersebut, tetapi juga karena saya berhasil mendapatkan jawaban yang saya harapkan.

Terlepas dari tujuan saya untuk menghangatkan diskusi, memang kenyataannya banyak orang yang ingin menjadi pemimpin karena ingin mendapatkan materi, harta kekayaan dan fasilitas-fasilitas yang mereka bisa nikmati.

Kembali ke acara diskusi tadi. Pertanyaan yang sama kemudian saya tanyakan kepada peserta gathering yang lainnya. Dan Pawel, peserta yang terlihat lebih berwibawa menjawab, “ingin memiliki pengaruh yang kuat kepada orang lain”. Dikta, satu-satunya peserta wanita, memiliki jawaban yang ekstrim, “ingin menjadi pemimpin yang berkuasa yang memerintah banyak orang”. “Wow…betulkah dia ingin seperti itu?”, pikir saya. Sementara Pujo, “ingin berprestasi dan dihormati”. Peserta lain memiliki motif “ingin membuat perubahan”, “ingin memperbaiki hidup”. Kebanyakan peserta menjawab “ingin membantu orang lain supaya mereka lebih baik”.

“Ingin membantu orang lain supaya mereka lebih baik”. Ya..ya..ya.. inilah motif yang baik menjadi seorang pemimpin. Saya jadi teringat pada bulan-bulan sebelum diselenggarakannya PEMILU (pemilihan umum) di Indonesia. Banyak sekali orang yang mendaftarkan diri menjadi caleg (calon legislatif), atau calon anggota DPR (Dewan Pertimbangan Rakyat). Mereka berasal dari berbagai profesi seperti pengacara, jaksa, hakim, pedagang, pengusaha, bintang film, penyanyi, pelawak, dokter, dosen, guru dan profesi lainnya. Kita juga sering bingung mau memilih siapa yang menjadi wakil kita di DPR. Ada yang masih berasal dari keluarga sendiri, bos kita sendiri, teman sekampung, teman gereja, teman pengajian, bapak atau ibunya teman kita. Untunglah PEMILU kita menerapkan sistem LUBER (Langsung, Umum, Bebas dan Rahasia) dan JURDIL (Jujur dan Adil), jadi tidak ada yang tahu siapa yang kita pilih.

Para caleg menyampaikan visi misi mereka pada saat menggelar kampanye, supaya masyarakat mengetahui bahwa mereka membela kepentingan rakyat. Seolah-olah berkata, “Saya ini akan mewakili kalian. Saya akan memperjuangkan kepentingan kalian. Percayalah. Pilihlah saya”.

Kemudian rakyatpun memilih mereka sebagai wakil rakyat di DPR. Namun setelah mereka terpilih, mereka lupa dengan janjinya pada saat kampanye, yaitu ingin memperjuangkan kepentingan rakyat. Mereka melakukan perbuatan-perbuatan yang melanggar hukum. Memperkaya diri dengan harta dan fasilitas yang tidak semestinya. Sampai-sampai KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) sibuk mengurusi mereka. Mengecewakan bukan?.

Sekarang saya mengajak Anda untuk menyelidiki dan merenungkan apakah sebenarnya alasan Anda sehingga ingin menjadi seorang pemimpin. Apakah Anda ingin menjadi pemimpin negara, pemimpin partai, pemimpin adat, pemimpin perusahaan, pemimpin kelompok, pemimpin komunitas, atau dimana saja. Apa yang ingin Anda raih? Apa yang ingin Anda perjuangkan? Apa yang mendorong Anda sehingga memiliki hasrat menjadi seorang pemimpin? Pengen Berkuasa? Pengen Dihormati? Pengen Dipuji? Pengen Kaya? atau Pengen Menolong Orang?. Coba Anda renungkan.

Ronny Siagian

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s